Cara Yang Benar Untuk Menghapus Makeup Wajah


Penghapusan riasan harian harus dilakukan dengan benar. Bagi sebagian orang, menghapus riasan dengan makeup remover atau penghapus riasan sudah cukup untuk menghilangkan riasan. Padahal, sisa riasan masih bisa tertinggal di pori-pori kulit jika tidak membersihkan riasan dengan benar.

Jika dilakukan terus menerus, bahaya memakai riasan pada wajah bisa mengiritasi kulit, menyumbat pori-pori dan menimbulkan jerawat.
Di area mata, bahaya memakai riasan sepanjang hari, bahkan jika Anda tidak mencucinya sebelum tidur, dapat menyebabkan peradangan dan kemerahan pada kulit. Oleh karena itu, ketahuilah cara menghapus makeup yang benar untuk menghindari masalah kulit yang tidak diinginkan.

Cara menghapus riasan dengan benar

Pastikan untuk mencuci tangan secara menyeluruh dengan air mengalir dan sabun sebelum menghapus riasan. Langkah ini dirancang untuk membersihkan tangan Anda dari kotoran dan bakteri yang menempel di tangan Anda serta mengurangi risiko penularan dari tangan ke wajah.

Hapus Riasan Mata Secara Perlahan

Penghapusan riasan dimulai dengan kontur mata. Pasalnya, riasan mata biasanya lebih sulit dibersihkan, apalagi jika Anda menggunakan maskara dan eyeliner yang waterproof atau waterproof. Namun, menghapus riasan mata tidak boleh terlalu ketat. Anda harus melakukannya dengan hati-hati dan perlahan.

Hal ini dikarenakan kulit di sekitar mata cukup tipis dan sensitif, sehingga tidak disarankan untuk membersihkannya dengan menggosoknya terlalu keras. Menghapus riasan mata terlalu keras juga dapat menyebabkan lingkaran hitam di sekitar mata, iritasi dan kerutan, serta menyebabkan bulu mata mudah rontok.

Cara menghilangkan riasan mata yang benar adalah dengan membasahi kapas bersih dengan penghapus riasan berbahan dasar minyak. Tempelkan kapas pada area mata. Tekan dengan lembut dan lembut kontur mata selama 5-10 detik lalu hapus riasan. Gunakan kapas bersih lainnya untuk memaksimalkan proses penghapusan riasan mata.

Hapus semua riasan di wajah

Cara menghapus riasan selanjutnya adalah dengan menyentuh seluruh wajah. Riasan seringkali rumit karena biasanya terdiri dari alas bedak, concealer, dan bedak. Itulah mengapa Anda membutuhkan produk pembersih berbahan dasar minyak, seperti minyak pembersih. Menurut para ahli kecantikan kulit, cleansing oil dapat menarik minyak pada wajah.

Dengan cara ini, kelebihan produksi sebum dan kotoran di wajah bisa dihilangkan tanpa merusak kulit dan lapisan pelindung kulit. Pembersih wajah berbahan dasar minyak juga nyaman digunakan. Anda tinggal mengoleskannya ke permukaan wajah sambil memijat kulit dengan lembut.

Anda juga dapat menghapus riasan di wajah Anda dengan pembersih susu. Tuangkan milk cleanser secukupnya kemudian oleskan secara merata pada permukaan wajah, termasuk dahi, pipi dan dagu, dengan ujung jari. Gunakan kapas untuk menyeka wajah Anda sambil memberikan tekanan ringan sampai semua riasan dan krim pembersih hilang.

Inilah Jenis Makanan Cukup Mematikan di Dunia


Tahukah Anda bahwa ada makanan tertentu yang kita anggap remeh, tetapi sebenarnya berbahaya? Karena makanan yang berbeda ini baik itu buah-buahan, sayuran atau daging mengandung racun alami yang dapat berdampak negatif bagi kesehatan.

Jenis Makanan Berbahaya

Beberapa makanan berbahaya yang tidak boleh dikonsumsi sembarangan antara lain:

Jamur liar

Jamur datang dalam banyak varietas dan dapat tumbuh bebas di banyak tempat. Namun, perlu diingat bahwa beberapa jamur adalah makanan berbahaya. Tak jarang, jamur beracun menyerupai jamur yang bisa dimakan.

Jika Anda menemukan jamur liar, disarankan untuk tidak menyentuhnya sembarangan, apalagi memakannya, kecuali jika Anda benar-benar dapat menjamin keamanannya.

Mengonsumsi makanan berbahaya seperti jamur liar dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan mulai dari sakit kepala, sakit perut hingga kematian.

Kluwek

Kluwek atau picung adalah salah satu makanan paling berbahaya di Indonesia. Setiap bagian dari pohon kludek mengandung hidrogen sianida, dengan konsentrasi tertinggi pada bijinya. Sedangkan biji kludek merupakan salah satu bumbu masakan tradisional Indonesia.

Untuk dikonsumsi, biji kludek harus melalui proses khusus seperti memasak, merendam atau bahkan menyimpannya dalam daun pisang yang dibungkus tanah selama sebulan. Jika dikonsumsi berlebihan segera setelah dipetik, biji kludek dapat menyebabkan gejala seperti sakit kepala, pusing, lemas, bahkan kematian.

Ikan buntal

Ikan buntal bisa menjadi makanan yang mematikan. Ini adalah jenis ikan yang bisa membengkak saat terancam dan memiliki duri di kulitnya. Ikan buntal memiliki tetrodotoxin yang dapat menyebabkan kelumpuhan otot dan sesak napas.

Sampai saat ini, belum ada obat untuk mengobati keracunan ikan buntal. Pasien mungkin dapat bertahan hidup dengan ventilator dan jika bertahan lebih dari 24 jam.

Tapi tidak semua orang bisa menyajikannya. Koki harus memiliki setidaknya keahlian yang cukup dan bersertifikat sebelum menyajikan makanan berbahaya ini.

Singkong

Singkong dikenal sebagai salah satu makanan pokok dan telah ditemukan sebagai salah satu makanan paling berbahaya di Indonesia. Singkong mengandung sianida yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan mulai dari kelumpuhan pada anak, gangguan saraf hingga kematian.

Keracunan sianida dapat terjadi jika singkong dimakan mentah atau tidak disiapkan dengan benar untuk dikonsumsi. Apalagi jika singkong dikonsumsi dalam jumlah banyak. Untuk menurunkan kadar racun sehingga aman dikonsumsi, singkong terlebih dahulu bisa direndam dan direbus hingga matang.

Kacang merah

Kacang pada umumnya dapat menyebabkan pencernaan ringan jika kurang matang saat dimasak. Namun, hal ini berbeda dengan kacang merah yang mengandung zat racun phytohemagglutinin.

Senyawa ini dapat menyebabkan diare parah dan muntah jika Anda makan kacang merah yang belum atau sudah dimasak. Hal ini membuat kacang merah menjadi makanan yang berbahaya dan membutuhkan perawatan khusus saat memasaknya.