Penyebab dan Cara Mengatasi Perasaan Sakit Hati

Patah hati adalah satu perasaan, tetapi membangkitkan ratusan emosi lainnya. Kita membenci perasaan patah hati, tetapi kita dipaksa untuk menghidupkan kembali ingatan, ide, atau fantasi yang membuat perasaan itu semakin buruk.

Seorang peneliti ilmu saraf kognitif di Universitas Columbia menjelaskan bahwa penolakan sangat serius dalam perasaan manusia. Jika seseorang berkata, “Saya sangat kesakitan,” jangan abaikan perasaan mereka dengan mengatakan itu semua ada di kepala mereka.

Carilah berbagai jenis terapi yang dapat membantu meringankan perasaan penolakan. Pengalaman sehari-hari menunjukkan bahwa penolakan adalah salah satu hal yang paling menyakitkan dan berlangsung lebih lama daripada kemarahan.

Luka hati dan dampaknya terhadap kesehatan fisik

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang baru saja dihancurkan mengalami aktivitas otak yang sama seperti ketika mereka sakit fisik. Para peneliti menyimpulkan bahwa penolakan, patah hati, dan kerusakan fisik semuanya diproses di bagian otak yang sama.

Hal ini terjadi karena aktivitas sistem saraf simpatis dan parasimpatis diaktifkan secara bersamaan. Sistem parasimpatis adalah bagian dari sistem saraf yang melakukan fungsi tak sadar, seperti pencernaan dan produksi air liur.

Sementara itu, sistem saraf simpatik mempersiapkan tubuh untuk bertindak. Saat keduanya dihidupkan secara bersamaan, tubuh akan mengalami rasa tidak nyaman, bahkan mungkin nyeri dada.

Tips mengatasi sakit hati dan patah hati

Daripada terjebak patah hati tanpa tahu apa obatnya, berikut beberapa tips mengatasi patah hati.

Bernapas

Beri diri Anda waktu untuk merasakan sakitnya. Seperti halnya rasa sakit fisik, Anda mungkin perlu cuti sakit untuk pergi bekerja. Manfaatkan cuti sakit dengan istirahat. Anda dapat tidur di tempat tidur sepanjang hari dan tidak melakukan apa-apa. Ambil napas dalam-dalam dan berhenti sejenak untuk menyadari sakit hati Anda. Tidak apa-apa merasakan sakit selama itu tidak berlangsung lama.

Ucapkan selamat kepada diri sendiri bahwa Anda adalah manusia

Merasa sakit dan patah hati adalah hal yang wajar bagi seorang manusia. Tidak ada orang yang tidak pernah merasa sedih atau patah hati. Ingatlah bahwa hubungan bisa salah dan berakhir. Ulangi mantra untuk diri sendiri “rasa sakit ini akan berlalu dan saya akan bertahan”.

Hubungi keluarga atau teman dekat

Jangkau keluarga atau teman dekat untuk berbagi rasa sakit Anda. Pilihlah teman atau kolega yang bisa menjadi angin segar dan mau berbagi cerita. Tonton film lucu yang dapat mengalihkan perhatian Anda dari patah hati.